Nasib tragis di alami oleh Doni erikson
siagian(38) warga km 24 dusun sentano desa balairajo kec. Vii koto
ilir. Pasal nya korban tewas akibat terlibat perkelahian dengan HS(35)
yang merupakan warga km27 dalam Eks Hph dsn Sentanu mukti ds. Balai
rajo kec. VII koto ilir,pada jumat 24/6.
Akibat perkelahian tersebut,
korban mengalami luka serius di bagian kepala karna terkena cangkul yg
digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Melihat kejadian tsb,
warga yg mengetahui korban tergeletak tak berdaya, langsung membawa
korban ke puskesmas terdekat, namun karna luka serius dan kehilangan
banyak darah nyawa korban tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir
di perjalanan.
Kapolres tebo melalui
kapolsek VII koto ilir, IPTU Asep Ruhyana, menceritakan kronologis
kejadian tersebut,bahwa keributan tsb di picu oleh dendam lama, terkait
hubungan asmara yg terjalin antara korban dengan SS(15 ) yg merupakan
adik Pelaku. pelaku merasa kesal karna korban sudah memiliki istri dan
anak, smentara adiknya masih berusia 15 tahun.
" Jadi, pada hari jumat
24/6 korban yg baru saja pulang dari kerja bakti Dengan mengendarai
sepeda motor bersama Siagian(tetangga korban), pada saat melintasi
HS(pelaku.red) yg sedang berjalan kaki, tiba2 pelaku menghadang korban
dan langsung mengayunkan cangkul yg dipegang nya ke kepala
korban."sebutnya.
Sementara itu, camat VII koto ilir, Antoni saat dikonfirmasi
idolafm.com juga membenarkan kejadian tsbt. "iya, benar ada kejadian
itu.salah satu warga saya meninggal gara2 di cangkul kepalanya." tutur
nya. Camat juga mengatakan ,jenazah korban saat ini sdah di bawa oleh
keluarga nya ke Riau untuk di makam kan.(chan)

Belum ada tanggapan untuk "Tragis, Kisah Asmara Berujung Maut"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.