Kabupaten Kerinci kembali kembali harus tertunduk lesu, Selasa (12/3). Meski bermain lebih bagus dibanding lawannya, Kabupaten Tebo, Kerinci harus menerima hasil akhir menyakitkan. Kalah 0-1 dalam ajang Gubernur Cup 2013 klasemen wilayah barat.
Kekalahan ini merupakan yang kedua beruntun dirasakan Kerinci. Sebelumnya, pada pertandingan perdana, Kerinci juga kalah dengan skor sama, 0-1. Lebih menyakitkan karena pasukan asuhan Asril kalah oleh adik kandungnya, Sungaipenuh.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Serunai Baru, Muara Bungo, sejatinya Kerinci tampil lebih dominan. Terutama pada babak kedua, berkali-kali penjaga gawang Tebo, Irwandi, berjibaku melakukan penyelamatan.
Gol tunggal ada partai yang dipimpin wasit Mulyalisman tercita pada menit ke-11 babak pertama. Striker yang juga kapten tim Tebo, Feri Perdian (6), berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan merubah kedudukan menjadi 1-0.
Selepas terjadinya gol, jual beli serangan terus berlangsung. Pertandingan berjalan dalam tempo relatif cukup cepat. Selain memperagakan permainan cantik, terkadang kedua tim juga bermain cukup keras.
Menjelang akhir babak pertama, Kerinci hampir saja menyamakan kedudukan. Berawal dari sebuah serangan balik cepat, penyerang Kerinci berhasil menembus kotak pinalti Tebo. Sayang tendangan keras yang dilepaskan hanya membentur tiang kanan gawang Tebo.
Memasuki babak kedua, Tebo praktis lebih banyak bertahan. Bahkan hingga medit ke-20, Kerinci bisa dikatakan bermain setengah lapangan. Sementara Tebo yang tak mau keunggulan dirusak, hanya sesekali menyerang lewat skema serangan balik cepat.
Tebo yang bertahan total, dan Kerinci yang terus memburu gol, membuat tentu pertandingan memanas. Beberapa kartu kuning bahkan harus keluar dari kantong wasit. Diantaranya kartu itu disodorkan untuk dua pemain Tebo, Irvan dan Rianto, serta untuk bek Kerinci, Habeludin.
Sumber : Tribun News
Editor : Radio Idola FM Jambi
Belum ada tanggapan untuk "Kerinci Dominan Tapi Tak Menang"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.