Calon bupati (Cabup) Handayani menjadi kandidat paling kaya yang bertarung di Pemilihan Bupati (pemilukada) Merangin 2013. Kekayaan anggota DPRD Provinsi Jambi ini dilaporkan mencapai Rp 27,1 miliar.
Jagoan partai gurem itu mengalahkan harta Cabup Incumbent, Nalim. Kekayaan Nalim disebut hanya mencapai Rp 5,1 miliar. Sedangkan kandidat yang termiskin dari cabup dan cawabup Merangin ini adalah Jailani. Cawabup yang berpasangan dengan Handayani ini hanya memiliki kekayaan sebesar Rp 220 juta lebih.
Harta kekayaan Handayani terdiri dari barang tidak bergerak sebesar Rp 25,2 miliar, barang bergerak Rp 1,9 miliar. Selanjutnya, Nalim menempati urutan kedua kandidat terkaya, Cabup nomor urut satu ini memiliki kekayaan sebesar Rp 5,1 miliar terdiri dari barang tidak bergerak Rp 4,2 miliar, barang bergerak Rp 560 juta, perternakan, perkebunan, pertanian Rp 200 juta dan lainnya sebesar Rp 137 juta.
Menyusul urutan ketiga kandidat terkaya yakni, Salam. Cawabup pasangan Nalim ini total kekayaannya sebesar Rp 4,5 miliar terdiri dari barang bergerah dan tidak bergerak. Urutan keempat Cabup Syukur dengan total kekayaan sebesar Rp 2,1 miliar.
Urutan kelima terkaya yakni cawabup Khafid, total kekayaan cawabup nomor urut empat ini sebesar Rp1,6 miliar. Menyusul urutan keenam adalah Cabup Haris dengan total kekayaan besar Rp 864 juta lebih. Dan urutan tujuh dan sebilan ditempati Cawabup Fauziah dengan total kekayaan sebesar Rp 381 juta lebih dan Cawabup Jailani diurutan buncit dengan besar kekayaan sebesar Rp 220 juta.
"Kita sengaja mengundang kandidat untuk bisa mengumumkan harta kekayaan mereka. Karena kita (KPU) tidak berhak mengumumkannya, kita hanya memfasilitasi," ujar Anggota KPU Nanda, kemarin.
Dana kampanye HAJI Rp 800 juta
Meski merupakan kandidat terkaya, pasangan cabup dan cawabup Hadayani-Jailani (Haji) tidak jojoran dalam pengeluaran dana. Dibandingkan tiga kandidat lainnya pasangan nomor urut tiga ini terlihat paling minim.
Meski merupakan kandidat terkaya, pasangan cabup dan cawabup Hadayani-Jailani (Haji) tidak jojoran dalam pengeluaran dana. Dibandingkan tiga kandidat lainnya pasangan nomor urut tiga ini terlihat paling minim.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kandidat yang disapa HAJI ini jumlah baleho dan spanduk lainnya juga tidak seramai pasangan lainnya. Begitu juga dalam kegiatan kampanye, pasangan ini juga hanya sekali melakukan kampaye akbar.
"Kita sederhana saja, untuk apa menghambur-hamburkan uang," ujarnya seraya tersenyum. Dia juga mengatakan, untuk kampanye saja mereka paling banyak mengeluarkan dana sebesar Rp 800 juta.
Empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Rabu (13/3) saling beradu argumen dalam acara Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin 2013-2018 yang digelar di aula Gedung DPRD Merangin.
Pada acara yang dimulai sekitar pukul 9.30 itu, empat pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni pasangan Nalim-Salam (NASA), Syukur-Fauziah (SYUFI), Handayani-Jailani (HAJI) dan Haris-Khafid (HARKAD), diantar dengan yel-yel dukungan yang diteriakkan oleh pendukung masing-masing.
Dalam pelaksanaan debat kandidat sesi pertama yang mengangkat topik mengenai Tata Kelola Pemerintahan, Politik dan Hukum, menghadirkan dua orang panelis yang sama-sama menguasai bidang tersebut. Kedua panelis itu ialah Navarin Karim dan Rozali Abdullah, keduanya merupakan jebolan Universitas Andalas (Unan).
Kandidat dengan nomor urut satu, Nalim yang diwawancarai seusai acara mengaku cukup puas dengan acara tersebut, selain acara yang berlangsung lancar tanpa adanya gangguan, pertanyaan yang dilontarkan panelis dan kandidat lain terhadapnya juga diakuinya cukup baik. Demikian juga dengan pertanyaan dari kandidat lainnya.
"Saya tidak merasa dipojokkan, sebab hal semacam itu biasa dalam debat. Apa yang kita sampaikan disana, siap untuk dilanjutkan," kata Nalim.
Demikian juga yang disampaikan kandidat dengan nomor urut empat, Al Haris. Kepada sejumlah wartawan, dia mengaku cukup puas.
"Alhamdulillah sepertinya semua berjalan lancar, tidak ada yang merasa terpojokkan disini, insyaallah kita akan konsisten dengan apa yang telah disampaikan," ujar Haris.
Namun sedikit berbeda dengan dua rivalnyalnya, cabup nomor urut dua, M Syukur seusai acara, meski dia menilai acara tersebut sudah berjalan baik. Namun dia mengaku belum merasakan suasana debat yang sebenarnya dalam acara tersebut.
Lain halnya dengan Handayani, kandidat dengan nomor urut tiga ini, meski mengaku cukup puas dengan pelaksanaan debat itu, namun anggota DPRD Provinsi Jambi ini sedikit mempertanyakan beberapa hal selama pelaksanan debat itu. Misalnya salah satu pasangan saat memberikan jawaban tepat dengan waktu yang disediakan.
Ketua KPU Merangin, Barlep dalam pidato sambutannya mengatakan, perlunya digelar debat kandidat tersebut diantaranya untuk memberikan informasi bagi masyarakat untuk lebih mengenali pasangan calon yang akan dipilih nanti.
"Dalam menentukan pilihan, tentunya rakyat butuh referensi yang objektif, butuh ruang akses informasi untuk mengenali pasangan calonnya. Oleh sebab itu kami berharap debat ini dapat dimanfaatkan sebaiknya untuk kepentingan rakyat Merangin," ujar Barlep.
Belum ada tanggapan untuk "Handayani Cabup Merangin Terkaya"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.