Dinkes Tebo Temukan Tiga Zat Berbahaya

Hati-hati mengkonsumsi jajanan. Pasalnya berbagai jenis zat berbahaya sangat mungkin terdapat dalam berbagai jenis jajanan yang dijual bebas di berbagai tempat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo sudah melakukan pemeriksaan di puluhan kantin sekolah. Hasilnya, ditemukan banyak jajanan yang dinyatakan tidak memenuhi standar (TMS) konsumsi.
Tim pemeriksa dari Dinas Kesehatan telah mengambil sampel terhadap 67 jenis makanan. Sampel makanan ini diambil dari sejumlah SD, SMP, dan SLTA di Kabupaten Tebo.
Hasilnya, di beberapa sampel ditemukan kandungan benzoat, yakni sejenis zat pengawet yang sering digunakan dalam saos dan sambal. Selain itu juga ditemukan siklamat atau pemanis buatan, yang juga dapat memberi dampak tidak baik untuk kesehatan. Bahkan tidak sedikit dari sampel makanan yang disebut mengandung borax.
“Dari pemeriksaan, memang tiga jenis zat itu ditemukan dari sampel-sampel,” ujar Kadis Kesehatan Tebo, Ridwan, Rabu (27/3).
Ridwan juga mengakui jika kandungan asam benzoat dengan kadar tinggi ditemukan pada saos sambal. Sementara kandungan siklamat ditemukan pada sambal colek di sebuah sekolah. Sedangkan makanan yang mengandung borax hanya ditemukan di satu SMP saja.
Menariknya, Ridwan mengatakan tidak mudah melakukan antisipasi dan pencegahan terkait tiga jenis kandungan zat berbahaya tersebut. Pasalnya makanan yang mengandung ketiga jenis zat berasal dari luar daerah dan dalam bentuk siap saji.
“Itu kendalanya. Kita cukup sulit mendata jenis makanan tersebut, karna banyak yang masuk dari luar Tebo,” ujar Ridwan lagi.
Terkait ini, Armiyanti (42), seorang ibu rumah tangga mengaku cukup merasa khawatir. Pasalnya dua orang anaknya saat ini tengah duduk di bangku SMP dan SMA. Sehingga cukup terbuka kemungkinan secara tidak sengaja zat berbahaya itu dikonsumsi.
“Ya sangat khawatir. Kita minta Dinas Kesehatan secara tegas menyebut jenis makanan apa saja yang mengandung zat berbahaya itu,” ujarnya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Dinkes Tebo Temukan Tiga Zat Berbahaya"

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.