Bupati Tebo, Sukandar membuktikan janjinya. Pada saat merombak pejabatnya, Desember 2012 lalu, ia mengatakan akan membuat formasi baru kabinet Suka-Hamdi pada Januari 2013.
Memasuki minggu terakhir Januari, gerbong mutasi pun dilakukan. Sebanyak 115 orang pejabat, terdiri dari 8 orang eselon II B, 37 eselon III A dan B, serta 70 orang pejabat eselon IV A dan B di lingkungan Pemkab Tebo dilantik, Jumat (25/1).
Diantaranya Ir Sarjono. Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan ini naik kelas menjadi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan. Nasib sebaliknya justru dialami Kadis Kesehatan, Jauhari.
Ia dicopot dari jabatannya, dan diberi jabatan baru menjadi Kepala Badan Pemberdayaan perempuan dan Keluarga Berencana. Posisi Jauhari diganti M Ridwan sebagai pelaksana tugas (peltu).
Pergeseran posisi juga menyentuh Harmain yang sebelumnya memangku jabatan Kadis Dukcapi. Ia menduduki posisi baru sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra pada Sekretariat Daerah Tebo. Beberapa nama lainnya ikut tercantum dalam daftar pejabat yang diganti.
Ada yang beda dengan pelantikan pejabat sebelumnya yang langsung dilakukan Sukandar. Kali ini pelantikan dilakukan Wabup Tebo, Hamdi. Sementara Sukandar, menurut seorang stafnya tengah berada di Jakarta.
Dalam sambutannya Hamdi menuntut pejabat yang baru dilantik sebanyak tiga hal. "Bekerja harus mengedepankan profesionalitas, integritas, dan loyalitas," ujarnya.
Hamdi juga meminta mutasi jabatan ini agar tidak dikaitkan dengan isu lain, politik misalnya. Menurutnya mutasi atau pergeseran jabatan, adalah hal biasa di lingkungan birokrasi. Politisasi dalam reshuffle pejabat akan menimbulkan suasana tidak sehat di lingkungan kerja maupun di masyarakat.
Belum ada tanggapan untuk "Bupati Sukandar Copot Dua Kepala Dinas"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.