Maroko Larang Semua Jenis Kantong Plastik

www.idolafm.com
Marokko mulai Jumat (1/7) memberlakukan larangan penggunaan tas plastik di seluruh negeri tersebut, setelah pada Oktober Parlemen Marokko mensahkan rancangan bersejarah untuk melarang produk, impor, penjualan dan penyebaran tas plastik di seluruh Kerajaan Afrika Utara tersebut.

Rancangan tersebut, yang berlaku pada 1 Juli, adalah bagian dari upaya kesadaran lebih besar mengenai lingkungan hidup di seluruh negeri itu untuk melakuka penghijauan.

Setelah meluncurkan proyek energi terbarukan secara luas, Marokko meluncurkan tugas yang lebih menantang, yaitu memperingatkan rakyat Marokko agar tidak menggunakan tas plastik --yang memerlukan ratusan tahun untuk hancur.

Peraturan tersebut tampaknya tepat pada waktunya sebab kerajaan itu ditempatkan sebagai konsumen tas plastik terbesar di Afrika dan kedua di dunia setelah Amerika Serikat, demikian laporan Xinhua, Ahad (0/06/2016) pagi.

Juru kampanye hijau mengatakan konsumen di negeri tersebut mungkin memerlukan waktu bertahun-tahun untuk sepenuhnya mematuhi peraturan baru itu. Namun Kementerian Perindustrian menjelaskan di dalam satu pernyataan akan ada beberapa pilihan yang tersedia setelah pemberlakuan larangan tersebut. Kementerian itu menyebutkan penggunaan kertas dan tekstiel.

Marokko ditempatkan bersama Kosta Rika, Bhutan dan Ethiopia sebagai salah satu negara paling hijau, fakta yang sebagian disebabkan sasaran ambisiusnya untuk menindak buangan karbon.

Kota Marrakesh di Marokko dijadwalkan menjadi tuan rumah Konferensi Ke-22 Semua Pihak bagi Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim (COP 22) pada November tahun ini.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Maroko Larang Semua Jenis Kantong Plastik"

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.