Kepala Badan Narkotika Nasional, Budi
Waseso menyebut di Pulau Pandan, Jambi masuk dalam jalur hitam
perdagangan narkoba berskala internasional.
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ridham
Priskap berencana bakal melakukan operasi besar-besaran dengan
menggandeng BNN, Polri, dan TNI untuk membersihkan daerah tersebut.
"Kita (Pemprov) bersama BNN, Polri, dan
TNI akan operasi besar-besaran. Bandarnya dihukum berat. Kita tindak
tegas pelaku narkoba," kata Ridham di kantornya, Senin 27 Juni 2016.
Ia sempat terkejut ketika dalam rapat
koordinasi nasional, Budi Waseso memasukkan nama Jambi sebagai target
pembersihan negara Indonesia dari kasus narkoba. Menurutnya pernyataan
itu telah memukul Jambi dan menciptakan citra negatif kepada masyarakat
Jambi secara umum.
Dalam daftar daerah hitam yang
disebutkan BNN Pusat, ada Pulau Pandan Jambi, lalu Kampung Ambon dan
Berland Jakarta, kampung Beting Pontianak, dan kampung Kubur Medan.
Menurut Ridham, tidak semua masyarakat
Pulau Pandan terlibat bisnis haram tersebut. Untuk itu pihaknya tidak
hanya menindak pelaku. Namun akan membersihkan citra masyarakat Pulau
Pandan secara masif.

Belum ada tanggapan untuk "Buwas Sebut Jambi Sarang Narkoba, Ini Komentar Sekda"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.