| Foto Keretakan yang terjadi di Kantor BMKG Bengkulu |
Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam rilisnya, Minggu (10/4/2016), menyebutkan gempa terjadi sekitar pukul 09.14.34 WIB. Pusat gempabumi terletak pada koordinat 4,37 Lintang Selatan (LS) dan 102,07 Bujur Timur (BT), tepatnya di laut pada jarak 67 kilometer arah barat daya Kota Bengkulu dengan kedalaman hiposenter 61 kilometer.
Guncangan gempabumi ini dirasakan cukup kuat di Bengkulu dengan skala intensitas mencapai III-IV Modifikasi Mercalli (MMI- Modified Mercalli Intensity)
di Kepahiang III MMI, dan Seluma III MMI. Berdasarkan informasi catatan peralatan akselerograf BMKG menunjukkan bahwa di Kota Bengkulu mengalami percepatan getaran tanah yang mencapai 0,031 g.
Gempa bumi tektonik dengan kedalaman hiposenter menengah ini terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng. Posisi hiposenter gempa bumi terletak di zona Benioff tepatnya pada bidang kontak antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust Fault) dengan kecenderungan strike yang berarah tenggara-barat laut.
Gempa bumi Bengkulu yang berpusat di zona subduksi dengan mekanisme sesar naik ini berada di kedalaman menengah, sehingga tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.
Gempa bumi Bengkulu yang berkuatan 5,8 SR ini dikuti terjadinya gempabumi susulan dengan kekuatan 4,8 SR dengan kedalaman 20 kilometer. Gempa bumi susulan ini dirasakan di Bengkulu dalam skala intensitas II-III MMI.
Daryono mengimbau kepada masyarakat Bengkulu dihimbau untuk tetap tenang dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Sementara itu, akibat guncangan gempa, kantor BMKG mengalami retak-retak, garis retakan menjalar dari bagian atas dinding tembok menuju ke bagian tengah dinding kantor. Retakan lainnya terlihat di bagian atap kantor yang berdekatan denan pintu ruangan.
Belum ada tanggapan untuk "Gempa 5,8 SR Guncang Bengkulu Sebabkan Kerusakan Kantor BMKG"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.