RIMBO
BUJANG- Daud (60) Warga Muara Bungo Pada Rabu (11/11) sekira Pukul 9.00 Wib
ditemukan tergeletak dan bersimbah darah lehernya yang nyaris putus oleh
Idris,kerabat korban Warga Jalan 29 Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang .
Sontak
saja kejadian tersebut membuat warga sekitar heboh,kronologis kejadian,pada
Selasa (10/11) korban bertandang dan menginap kerumah Idris, tanpa ada rasa
curiga,Idris,sekira pukul 8.30 Wib meninggalkan korban dirumah untuk menyadap
karet.
Lalu,sekitar Pukul 9.30 Wib Idris pun pulang kerumah,betapa terkejutnya,Dirinya menemukan Daud (korban red) sudah tergeletak di lantai dengan bersimbah darah dan leher nyaris putus,dengan bantuan warga sekitar ahirnya korban dibawa ke Puskesmas Rimbo Bujang dan melaporkannya ke Polsek.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Harian ini,karena kondisi korban yang mengalami luka cukup parah dibagian leher maka Pihak Puskesmas merujuknya ke Rumah Sakit yang ada di Muara Bungo untuk mendapatkan penanganan serius.
Kapolsek Rimbo Bujang AKP Andi Zulkifli. saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan saat mendapatkan laporan pihaknya langsung mendatangi TKP.
" Benar,bagitu mendapatkan laporan kami langsung menuju TKP" Ungkapnya
Dikatakan Kapolsek,Dugaan sementara Percobaan bunuh diri,dari hasil olah di TKP petugas kepolisian mendapatkan sebuah pisau Catter yang di duga untuk melukai leher korban.
" Dugaan sementara percobaan Bunuh diri,dari hasil olah TKP ditemukan sebuah pisau Carter yang diduga untuk melukai leher korban sendiri" Terangnya
Namun,dikatakan Kapolsek Lagi,Pihaknya tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebabanya dengan meminta keterangan para saksi mata kejadian.
" Kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebabnya dengan meminta keterangan para saksi mata kejadian" Pungkasnya(bdi)

Belum ada tanggapan untuk "Coba Bunuh Diri,Daud Warga Muara Bungo Ditemukan Bersimbah Darah Di Rimbo Bujang"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.