Sandiwara Burhanuddin Terendus

MUARABUNGO - Sepertinya Burhanuddin tak kehabisan akal guna mentralisasi aksi mahasiswa yang menolak kembali terpilihnya dirinya sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu  Administrasi (STIA) Muara Bungo.
 
Terbukti, Kamis (22/10/2015), puluhan massa mendatangi kampus STIA. Dengan berbagai spanduk puluhan massa yang banyak datang dari kalangan LSM memberi dukungan terhadap Burhanuddin sebagai Ketua STIA.

Tak hanya pro pada Burhanuudin, massa juga mengorasikan bahwa tiga dosen yang ikut dalam aksi demontrasi mahasiswa kontra Burhanuudin, Yusni Seprida, Siti Munawaroh dan Siti Mutmainah, sebagai provokator aksi demo Gerakan Mahasiswa STIA Menggugat (GMSM).

Selain massa dari LSM PADAM’S di bawah pimpinan Aprizal, juga terdapat beberapa massa dari OKP PMII dan BEM kampus STIA dengan jumlah puluhan.
“Saya menduga demo tandingan yang dilakukan sejumlah massa tersebut bermuatan pro Burhanuddin ini sudah dikondisikan oleh Burhanudin guna menetralisasi kasus yang menimpanya. Itu sandiwara Burhanudin. Ibarat kata, Burhanuddin menepuk air di dulang,” kata Azhari, Koordinator Aksi GMSM.

Ditegaskan Azhari, ada yang menarik dari aksi demo tersebut. Selain banyak melibatkan pihak luar, pendemo juga mendesak dicabutnya tudingan yang menyatakan bahwa tiga dosen yang ikut aksi demontrasi GMSM merupakan provokator mahasiswa.
”Cobalah bicara dengan hati. Aksi demontrasi itu bersih, atas dasar hati nurani mahasiswa. Sama sekali tidak ada provokator, termasuk tiga dosen yang ikut. Kami justeru bangga punya dosen yang berani membongkar kebenaran, bukan yang menjilat demi jabatan," kata Azhari.
 
Azhari menegaskan, mereka minta para demontran mencabut ungkapan bahwa tiga dosen STIA menjadi provokator demo, sebelum membawa persoalan tersebut ke ranah hukum atas dasar pencemaran nama baik,” tandas Azhari penuh semangat.

Menurut Azhari, pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi mahasiswa kontra Burhanudin, dengan harapan Burhanudin segera menanggalkan jabatanya dari kursi Ketua STIA. Dia sudah memegang 100 lebih tandatangan mahasiswa yang mendukung Burhanuudin lengser dari jabatannya.

Rencananya Azhari dan kawan-kawan akan mendatangi Kemenristek dan Dikti guna melaporkan persoalan ini. Mereka melakukan itu demi mencari kebenaran.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Sandiwara Burhanuddin Terendus"

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.