Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi punya analisis tersendiri
soal gaya membalap agresif pebalap Repsol Honda, Marc Marquez yang
berujung pada insiden di Sepang, Malaysia, Minggu (25/10/2015).
Valentino Rossi sebelumnya memang sudah membaca gelagat dari rivalnya tersebut. Ia bahkan menuding Marquez berada di kubu Jorge Lorenzo saat konferensi pers jelang race di Sepang. Puncaknya adalah gesekan kedua pebalap yang berujung jatuhnya Marquez di Sepang.
Soal itu, Valentino Rossi menyebut, aksi Marc Marquez merupakan akumulasi dendam sejak seri di Argentina. Di balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina itu Rossi menjadi juara, sedang Marquez jatuh usai bersenggolan dengan The Doctor tiga lap sebelum finis.
Kemarahan Marquez bertambah atas kejadian di seri sesudah Argentina, di Sirkuit Assen, Belanda. Valentino Rossi kembali menjadi juara setelah clash dengan Marquez di chicane Assen. Insiden itu memaksa Rossi memotong jalur lalu finis pertama.
Valentino Rossi sebelumnya memang sudah membaca gelagat dari rivalnya tersebut. Ia bahkan menuding Marquez berada di kubu Jorge Lorenzo saat konferensi pers jelang race di Sepang. Puncaknya adalah gesekan kedua pebalap yang berujung jatuhnya Marquez di Sepang.
Soal itu, Valentino Rossi menyebut, aksi Marc Marquez merupakan akumulasi dendam sejak seri di Argentina. Di balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina itu Rossi menjadi juara, sedang Marquez jatuh usai bersenggolan dengan The Doctor tiga lap sebelum finis.
Kemarahan Marquez bertambah atas kejadian di seri sesudah Argentina, di Sirkuit Assen, Belanda. Valentino Rossi kembali menjadi juara setelah clash dengan Marquez di chicane Assen. Insiden itu memaksa Rossi memotong jalur lalu finis pertama.

Belum ada tanggapan untuk "Dendam Kesumat Marquez dan Kemenangan Rossi Sejak GP Argentina"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.