BANGKO -
Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin makan korban lagi. Kali
ini dua warga tertimbun longsor, Minggu (25/10/2015), di Desa Sungai
Pinang, Sungai Manau, Merangin.
Akibat kejadian tersebut, satu warga, Burek (37) tewas di lokasi. Sementara itu, korban lainnya, Amin (45), mengalami luka-luka.
Kapolsek Sungaimanau, Iptu Nursan Subagyo, membenarkan kejadian tersebut. Sampai saat polisi masih melakukan penyelidikan.
Kejadian ini bermula ketika kedua korban bersama dua orang lainnya masuk kedalam lubang galian PETI. Mereka hendak mendulang.
Ketika sedang asyik mendulang, tiba-tiba tanah di atasnya longsor. Dua warga itu tertimbun. Rekan-rekannya yang menyaksikan berusaha menyelamatkan.
Ketika ditemukan, Burek sudah tewas. Dia dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Sedangkan Amin ditemukan dalam kondisi pingsan dan dibawa ke puskesmas terdekat.
Dari hasil penyelidikan sementara, lokasi PETI tersebut diketahui milik Zaini (55), warga Desa Sungaipinang. Aparat akan melakukan pemeriksaan terhadap Zaini.
Akibat kejadian tersebut, satu warga, Burek (37) tewas di lokasi. Sementara itu, korban lainnya, Amin (45), mengalami luka-luka.
Kapolsek Sungaimanau, Iptu Nursan Subagyo, membenarkan kejadian tersebut. Sampai saat polisi masih melakukan penyelidikan.
Kejadian ini bermula ketika kedua korban bersama dua orang lainnya masuk kedalam lubang galian PETI. Mereka hendak mendulang.
Ketika sedang asyik mendulang, tiba-tiba tanah di atasnya longsor. Dua warga itu tertimbun. Rekan-rekannya yang menyaksikan berusaha menyelamatkan.
Ketika ditemukan, Burek sudah tewas. Dia dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Sedangkan Amin ditemukan dalam kondisi pingsan dan dibawa ke puskesmas terdekat.
Dari hasil penyelidikan sementara, lokasi PETI tersebut diketahui milik Zaini (55), warga Desa Sungaipinang. Aparat akan melakukan pemeriksaan terhadap Zaini.

Belum ada tanggapan untuk "Dua Warga Tertimbun Longsor"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.