Sebagai wujud keprihatinan atas kemarau panjang dan kabut asap yang
sudah lebih dari sebulan melanda Kabupaten Tebo, ribuan warga muslim
khususnya yang berada di Kota Muara Tebo, Sabtu (12/09) menggelar Sholat
Istisqo guna meminta turunnya hujan di Lapangan Garuda Muara Tebo.
Kegiatan yang digagas oleh PMII Tebo dan pihak Kecamatan Tebo Tengah ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat Muara Tebo. Terbukti dengan hadirnya ribuan masyarakat dan pelajar dari SD hingga SMA yang ada di Muara Tebo. Tak ketinggalan juga Bupati Tebo Sukandar, Wakil Bupati Tebo Hamdi dan Kapolres Tebo AKBP Aman Guntoro juga ikut melaksanakan Sholat Istisqo.
Ketua PMII Tebo, Ricky Wijaya mengatakan, kegiatan sholat istisqo ini sebenarnya sudah direncanakan akan digelar seminggu sebelumnya, tetapi diundur karena ada beberapa hal penting yang harus laksanakan terlebih dahulu.“Supaya lebih afdol kita puasa sunnah dahulu tiga hari sebelum sholat, dan ini juga laksanakan oleh para tokoh agama yang ada di Muara Tebo,” ujar Ricky.
Sementara itu, Bupati Tebo, Sukandar usai Sholat Istisqo mengatakan, digelarnya Sholat Istisqo ini didasari atas kondisi Kabupaten Tebo maupun Provinsi Jambi pada umumnya yang sedang dilanda kemarau panjang dan kabut asap. Dan sebagai umat Muslim, Sholat Istisqo adalah salah satu cara bermohon kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan.“Mudah-mudahan dengan digelarnya sholat ini, Allah mendengar dan kita sangat berharap segera diturunkan hujan, selain terus digalakkannya upaya dari pemerintah untuk mengawasi dan memadamkan kebakaran hutan yang ada,” sebut Sukandar.
Kegiatan yang digagas oleh PMII Tebo dan pihak Kecamatan Tebo Tengah ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat Muara Tebo. Terbukti dengan hadirnya ribuan masyarakat dan pelajar dari SD hingga SMA yang ada di Muara Tebo. Tak ketinggalan juga Bupati Tebo Sukandar, Wakil Bupati Tebo Hamdi dan Kapolres Tebo AKBP Aman Guntoro juga ikut melaksanakan Sholat Istisqo.
Ketua PMII Tebo, Ricky Wijaya mengatakan, kegiatan sholat istisqo ini sebenarnya sudah direncanakan akan digelar seminggu sebelumnya, tetapi diundur karena ada beberapa hal penting yang harus laksanakan terlebih dahulu.“Supaya lebih afdol kita puasa sunnah dahulu tiga hari sebelum sholat, dan ini juga laksanakan oleh para tokoh agama yang ada di Muara Tebo,” ujar Ricky.
Sementara itu, Bupati Tebo, Sukandar usai Sholat Istisqo mengatakan, digelarnya Sholat Istisqo ini didasari atas kondisi Kabupaten Tebo maupun Provinsi Jambi pada umumnya yang sedang dilanda kemarau panjang dan kabut asap. Dan sebagai umat Muslim, Sholat Istisqo adalah salah satu cara bermohon kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan.“Mudah-mudahan dengan digelarnya sholat ini, Allah mendengar dan kita sangat berharap segera diturunkan hujan, selain terus digalakkannya upaya dari pemerintah untuk mengawasi dan memadamkan kebakaran hutan yang ada,” sebut Sukandar.

Belum ada tanggapan untuk "Ribuan Warga Dan Pelajar Muara Tebo Gelar Sholat Istisqo minta hujan"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.