SAROLANGUN - Keputusan pemerintah pusat menurunkan harga BBM Kamis (1/1) lalu, dipertanyakan masyarakat lantaran tarif angkutan desa (angdes) di Sarolangun hingga kini belum turun.
Darna, warga Kecamatan Batang Asai Sarolangun, menyatakan, saat terjadi kenaikan harga BBM tarif angkutan ikut naik. Tapi ketika harga BBM turun hingga kini tarif angkutan belum juga turun.
"Iya, kemarin premium naik Rp 2 ribu menjadi Rp 8.500 perliter, begitupun solar naik. Kamis (1/1) BBM kembali turun, tarif angkutan masihlah mahal. Ya, setidaknya dibarengilah dengan tarif angkutan, ikut turun," katanya, Kamis (8/1).
Belum ada tanggapan untuk "Warga Pertanyakan Angkutan Masih Mahal"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.