Dengan latar belakang hasil survei tersebut, sudah saatnya dibentuk Ikatan Sarjana Membangun Desa (ISMD), baik ditingkat desa/Kelurahan bahkan sampai ke tingkat Kecamatan.
Pendiri Survei Peduli Anak Bangsa, Sukiman,SP,MM dan kawan - kawan, dikonfirmasi mengatakan, membenarkan pihaknya sudah melakukan survei di wilayah Kabupaten Tebo, dibantu oleh Relawan dan pihak terkait yang peduli anak bangsa, terdeteksi banyaknya sarjana muda dan sarjana masih menganggur atau belum berkarya, sehingga ilmu yang dimiliki atau yang didapatkan dari bangku ademik belum tersalurkan.
Padahal, ini adalah aset SDM yang sangat penting untuk membangun Kabupaten Tebo. Bahkan, Desa merindukan kehadiran dan sentuhan dari tangan mereka - mereka untuk membangun desa.
“ Dengan dibentuknya Ikatan Sarjana Membangun Desa, bertujuan pertama mempermudah pihak Pemerintah daerah dan pihak swasta, dalam mencari informasi atau data akurat, terkait tenaga kerja yang dibutuhkan sesuai keahliannya. Kedua, untuk mengetahui sejauh mana angka atau jumlah para sarjana yang belum berkarya alias menganggur," jelas Sukiman
Ditambahkan Sukiman, hasil survei peduli anak bangsa ini, murni panggilan hati dan rasa kepedulin terhadap nasib anak bangsa, tanpa ada unsur politik. untuk itu, diharapkan kepada ekskutif, legislatif dan para pengusaha atau bisnismen, merasa tersentuh hatinya dan peduli terhadap anak bangsa ini.
" Kami berharap kepada pihak terkait, agar mendukung hasil survei yang dilakukan Peduli anak bangsa dan pembentukan Ikatan Sarjana Membangun Desa di Kabupaten Tebo, " pungkas Sukiman yang diaminkan Oleh Soedjarijo, Pendiri Peduli anak Bangsa.
Belum ada tanggapan untuk "Banyak Sarjana Pengangguran, Perlu Dibentuk ISMD"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.