Provinsi Jambi terbilang rawan dalam hal konflik lahan. Hampir di semua daerah di Jambi ada potensi konflik. Baik itu antara perusahaan dengan masyarakat lokal, maupun dengan pendatang.
Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA), mengatakan ada berbagai modus dalam konflik lahan ini. Termasuk diantaranya adalah dengan mengklaim dan memanfaatkan suku anak dalam (SAD) yang sejatinya tak tahu apa-apa.
“Itu kan menyangkutan HTI ya, misalnya di LAJ. Kita tidak menutup kemungkinan ada pendatang dari luar yang mengatasnamakan suku anak dalam,” ujar HBA yang ditemui usai membuka kegiatan BBGRM di Bungo, Kamis (16/5).
Belum ada tanggapan untuk "HBA: Ada yang Manfaatkan SAD Klaim Lahan"
Post a Comment
Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.