Bank Jambi Syariah Catat Laba Rp 3 Miliar

Setahun lebih beroperasi, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Jambi Syariah mengklaim sudah memperoleh laba. Pembiayaan di kredit konsumtif pun menjadi penyokongnya.
Sejak beroperasi pada 3 Januari 2012,  UUS Bank Jambi ini meraup laba sebesar Rp 3 miliar. Itu lebih besar dari yang ditargetkan Rp 2,1 miliar.
“Artinya melebihi 142 persen dari target. Laba dari sektor pembiayaan kredit konsumtif dan produktif di sektor UMKM," jelas Direktur Usaha Unit Syariah (UUS) Bank Jambi Syariah, Riva'i didampingi Kepala Divisi UUS, Joni Arminal, Selasa (14/5).
Sebangun dengan itu, aset juga mengalami kenaikan. Dari target Rp 111 miliar, asetnya menjadi Rp 121 miliar. Namun, Riva’i menyebut untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mereka himpun melambat. Dari taget Rp 9 miliar yang terhimpun sebesar Rp 8,5 miliar. "DPK memang berkisar 96 persen tahun lalu, ini sedikit melambat," kata Riva'i diruang kerjanya.
Sementara dari sisi pembiayaan kredit produktif dan konsumtif sudah melebihi target. Bank Jambi Syariah menargetkan kredit pembiayaan secara keseluruhan di 2012 sebesar Rp 21 miliar dan terealisasi Rp 66,6 miliar. Dengan rincian pembiayaan kredit produktif ditargetkan Rp 8,4 miliar dan terealisasi Rp 11,2 miliar atau meningkat 133 persen dan selebihnya pembiayaan kredit konsumtif yang mendominasi.
Bank Jambi Syariah mengklaim hingga saat ini memiliki sekitar 1.000 debitur yang didominasi dari Kota Jambi. Sementara terkait kredit macet atau Non Performance Loan (NPL) Riva'i bilang, "NPL masih sangat rendah nol koma sekian, karena kita baru setahun dan kita juga lebih hati-hati."
Porsi Riva'i mengakui pembiayan kredit konsumtif lebih tinggi dari kredit produktif. Komposisinya, 60:40.
Sedangkan di tahun 2013 ini Bank Jambi Syariah menargetkan pertumbuhan aset sebesar Rp 284 miliar dan sektor kredit pembiayaan Rp 148 miliar. Sementara triwulan I tahun ini capaian aset sudah Rp 157 miliar, DPK Rp 9,1 miliar, dan kredit pembiayaan yang tersalurkan sudah  Rp 122 miliar dengan pembagian Rp 46 miliar kredit produktif dan Rp 76 miliar kredit konsumtif. "Kita melihat antusiasme masyarakat Jambi untuk syariah membaik," katanya. (hdp)
Sementara untuk margin (murabaha) di Bank Jambi Syariah sektor pembiayaan konsumtif sebesar 10,5 persen ekuivalen. Ini sedikit lebih rendah dengan konvensional yang sebesar 11 persen.
Sedangkan untuk pembiayaan produktif masih sama dengan bank konvensional equivalendrix (tingkat kesamaan dengan konvensional). "Kita juga berpatokan dengan bank-bank Syariah yang ada di Jambi dalam persaingan," katanya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Bank Jambi Syariah Catat Laba Rp 3 Miliar"

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.