Syargawi Tenggelam Karena Epilepsi

Kapolres Tebo, AKBP Zainuri Anwar melalui Kabag Ops AKP Dhoni Agustama, membenarkan adanya temuan mayat di Desa Sungai Keruh tersebut. Dhoni mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda adanya bekas kekerasan pada jenazah korban.
Dikatakan Dhoni, Syargawi diduga terjatuh sendiri ke dalam air sungai. Pasalnya menurut keterangan ibu Esah dan kakak korban, Yati (45), Syargawi sudah lama menderita peyakit ayan atau epilepsi.
“Korban mengalami penyakit epilepsi. Itu keterangan dari pihak keluarga. Diduga karena penyakitnya itu membuat korban jatuh dan tenggelam di sungai,” ujar Dhoni, Selasa (5/3).
Sehari menghilang, Syargawi bin Aris (40), ditemukan sudah menjadi mayat. Warga Dusun Tengah Kecamatan Tebo Tengah ini ditemukan mengapung di Sungai Batang Tebo, Selasa (5/3), sekitar pukul 07.00 pagi.
Informasi yang dihimpun Tribun, kejadian bermula pada Minggu (3/3) sore. Sekitar pukul 17.30, Syargawi pergi ke Sungai Batang Tebo untuk mandi. Sepengetahuan keluarga, Syargawi hanya pergi sendirian ke sungai tersebut.
Ibu Syargawi, Esah (65) mulai cemas karena hingga beberapa jam kemudian ia belum juga pulang. Sementara hari juga semakin gelap. Sampai kemudian ibu Esah menyusulnya ke tempat dimana biasanya ia mandi.
Namun sesampai di jamban, yang bersangkutan tak jua ditemukan. Ibu Esah hanya mendapati handuk dan sabun milik korban tergelatak begitu saja di atas jamban. Ia lantas memberi tahu warga yang kemudian langsung melakukan pencarian.
Pencarian dilakukan dengan cara melakukan penyisiran di sepanjang pinggir sungai. Namun karena malam sudah semakin larut, pencarian dihentikan sementara. Besoknya, Senin (4/3), pencarian dilanjutkan kembali.
Pencarian baru berakhir pada Selasa pagi. Yakni ketika Zaharudin, warga Desa Sungai Keruh, menemukan jasad sargawi yang tersangkut di sungai. Saat itu Zaharudin tengah menjenguk perangkat ikan miliknya yang ia pasang di Sungai Batang Tebo.
“Zaharudin kemudian memberitahu warga lainnya. Mayat itu kemudian diangkat warga ke pinggir sungai. Kami juga langsung lapor polisi,” ujar Kades Sungai Keruh, Hasbi, yang dikonfirmasi per telepon. (LIS)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Syargawi Tenggelam Karena Epilepsi"

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.