Kios Pasar Banyak Kosong

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Tebo, diantaranya memberdayakan pedagang untuk menempati kios-kios yang sudah dibangun.  Pasalnya, hingga saat ini masih banyak kios yang masih terlihat kosong, karena pedagang enggan menempatinya disebabkan harga sewa terlalu tinggi.
Hal ini diakui Nurdin Kabid, Perencanaan dan Penerimaan pada Dinas Pengelolaan Pasar dan Kebersihan Tebo. Harga sewa kios yang dipatok Pemkab terlalu tinggi yaitu Rp3,5 juta pertahun satu kios.
“Harga sewa tersebut terlalu tinggi sehingga pedagang enggan menyewanya,” ungkap Nurdin, di ruang kantornya, kemarin.
Menurutnya, agar kios ditepati pedagang, Pemkab mesti menurunkan harga yang sudah ditentukan, yaitu sebesar Rp2,5 juta pertahun untuk satu kios. “Saya sudah mengusulkan hal ini kepada Pemkab Tebo. Tinggal saja menunggu persetujuan dari DPRD Tebo,” tuturnya.
Nurdin juga mengatakan, jika Pemkab tetap bertahan dengan besaran harga sewa kios saat ini, sulit bagi pedagang untuk menepati kios tersebut. Akibatnya, kondisi kios akan terus kosong dan rawan rusak karna tidak terawat.
Sementara, jika Pemkab mengurangi besaran harga, ada kemungkinan para pedagang akan menepatinya, dan kemungkinan besar PAD Tebo akan meningkat.  “Yang jelas, bila seluruh kios ditepati oleh pedagang, kemungkinan besar PAD Tebo bisa meningkat,” pungkasnya.
Pantauan harian ini di Pasar Lembak Bungur Kecamatan Tebo Tengah, masih banyak kios yang terlihat kosong atau tidak ditepati pedagang. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kios Pasar Banyak Kosong"

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.