Istana Sulthan Thaha Terbengkalai

Kondisi Istana Sulthan Thaha di Desa Tanah Garo, Kecamatan Muara Tabir, terbengkalai. Hal ini diungkapkan Edi Aseng, tokoh pemuda setempat.

Katanya, kondisi makam raja Jambi sekaligus Pahlawan Nasional tersebut terkesan terbengkalai. Padahal, beberapa tahun lalu makam pernah direnovasi, namun pekerjaannya tidak diselesaikan.

Itu merupakan bukti sejarah yang nyata. Sayangnya, dibiarkan saja terbengkalai ujar Adi Aseng, kemarin.

Lanjutnya, saat ini kondisi istana itu hanya memiliki tiang yang terbuat dari cor beton dan atap dari genteng. Sedangkan bagian depan, belakang dan samping terlihat tidak berdinding. �Kondisi sekitar lokasi istana terlihat masih semak belukar, terangnya.

Begitu juga yang diungkapkan Syafrudi, warga yang tinggal tidak jauh dari istana.
Menurutnya, dengan kondisi istana saat ini, terlihat jika Pemerintah Daerah (Pemkab) Tebo, kurang menghargai jasa para pahlawan serta kurang perhatian terhadap bukti-bukti peninggalan sejarah.

Untuk itu, dirinya minta kepada Pemkab bisa menjaga bukti-bukti sejarah salah satunya istana Sulthan Thaha. Sebab, banyak nilai-nilai sejarah yang terkandung didalamnya. Saya minta kepada Pemkab Tebo untuk segera merenovasi istana tersebut. Sebab itu merupakan salah satu bukti sejarah, jika dibiarkan saja terbengkalai sama dengan menghilangkan jejak-jejak sejarah perjuangan masyarakat Tebo melawan penjajah, pungkasnya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Istana Sulthan Thaha Terbengkalai"

Post a Comment

Silahkan Isi Komentar, Tanggapan, Kritik atau Saran dari Anda untuk Para Pembaca Sekalian. Hindari Komentar yang Mengarah kepada Konflik SARA. Terima Kasih atas Partisipasi yang Anda Berikan kepada Kami.